Kamis, 12 April 2018

" Budaya Mengonsumsi Dunia Digital "


“ Budaya Mengonsumsi Dunia Digital “
oleh : Yoga Dany Damara

Sering kita dengar digital dengan gaya hidup millenial jaman sekarang. Jaman sudah canggih semua kalangan bisa menikmatinya. Perkembangan teknologi semakin canggih update setiap harinya.  anak muda selalu memegang gadgetnya ntah itu di sekolahan, saat kumpul bersama teman dan keluarga. Sekarang lebih berbeda serba internet yang memudahkan akses informasi yang bisa kita terima. Banyak kasus di negeri indonesia ini misalnya saja berita hoax, berita viral, dan ujaran kebencian. Di balik itu semua menjadi konsumsi masyarakat yang menerima informasinya. Setiap hari masyarakat menerima informasi menjadi terbiasa hal ini membuktikan bahwa orang yang lahir 1980-2000 lebih suka megecek atau mencari informasi lewat gadget. Konten baik dan buruk pun menjadi makanan setiap harinya. Lahirlah pola pikir ingin tahu yang besar membuat netizen kerap menjadi korban informasi sara dan negatif. Dengan godaan yang besar, perillaku individu ini bisa berubah hal negatif yang menganggu ketentraman masyarakat misalnya saja penyebaran berita hoax, viral mentah pun dikonsumsi dan adu domba. Trending topik  inilah cenderung sensitif dengan kenyataan yang terjadi jauh berbeda kita sama – sama menjalani kehidupan yang rukun dan damai. Setelah kita bermain kotak persegi yaitu gadget menjadi permusuhan antara manusia dengan yang lain rasa curiga terlalu besar akhirnya menduga-duga  dia yang salah. Kebenaran di dunia maya menjadi relatif, sudut pandang yang luas  menjadi sempit provokator media membuat netizen menjadi kebingungan. Berjalan Seiringnya waktu  tujuan media informasi ini menjadi berubah ke arah tidak wajaran secara konten yang bertolak belakang dengan iformasi yang ada, baik dengan kenyataan maupun opini. Jarang mereka yang mengerti informasi yang diterima itu sebagai jebakan mudahnya netizen menerima hal yang berbau negatif dan viral. Penyebaran luas inilah yang terus menerus berulang kali menjadi sebuah budaya masyarakat indonesia dengan penggunaan media informasi secara berlebihan. Pengguna seharusnya lebih bijak lagi dengan penggunaan media yang lost control. Tidak ada pengawasan ketat membuat semua netizen menjadi haus eksistensi, berita viral dan ujaran kebencian.  Di era sekarang penggunaan gadget menjadi budaya yang melekat oleh masyarakat indonesia dengan adanya cyber cryme dan cyber law bisa mengatasi perbuatan jahat dari orang-orang yang berniat melukai sesama orang lain. Bahwa anak muda jaman sekarang mempunyai peranan penting sebagai pengaruh (influence) gaya hidup saat ini sangat hedonisme, kita sendiri  banyak mengonsumsi hal-hal yang tidak seharusnya berlebihan. 
Dengan ruang dunia maya yang bebas, kebebasan kita untuk mengetahui hal yang kita inginkan menjadi tidak terkontrol. Dengan penyuluhan media saat ini gencar melakukan seminar-seminar di universitas atau ditempat lain. Membuat paradigma kita memahami arti dari dunia digital itu sendiri. Sekarang saja anak kecil yang berumur 5- 10 sudah memegang gadget dengan alasan orang tua “biarlah mereka bermain gadget untuk ngegame” hal ini sangat patut di waspadai konten-konten itulah menjadi candu setiap pemainnya apalagi anak kecil. Banyak yang terjadi di dunia digital seakan-akan kita hidup dunia nyata dan dunia maya saling berkesinambungan  antara berkelangsungan hidup kedepannya. Jangan mudah terprovokasi menjadi pengguna yang bijak perlu dilatih sejak dini. Dengan fitur yang beragam di gadget perlu pemahaman anak agar tidak sampai mengganggu perkembangan si anak tersebut. Masyarakat indonesia  Perlu persiapan unttuk  mengahadapi era kecanggihan tekhnologi kedepannya  arus globalisasi yang cepat membuat kita sebagai makhluk sosial mau tidak mau harus mengikuti perkembangan jaman yang ada. Banyak fenomena setiap harinya perlu dicerna secara bijak dan di telaah secara tepat banyaknya peristiwa di tahun- tahun berikutnya. Budaya mengonsumsi dunia digital ini, salah satu kebudayaan yang baru di tengah-tengah era globalisasi menjauh dari kata tradisional dengan kultur indonesia yang beragam. Semua percampuran budaya asing yang masuk di indonesia saat ini menjadi gaya hidup yang terus di konsumsi setiap harinya. Semua berharap pengguna medialah yang pintar-pintar menggunakan dengan bijak apa yang seharusnya di buat , disebarluaskan, di konsumsi menjadi hal yang baik dan bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar