Kamis, 24 Mei 2018

Ngabuburit Millenial di Bulan Puasa


“Ngabuburit millenial di bulan puasa “
YDD
Ngabuburit  adalah tradisi  di masyarakat Indonesia sebagai istilah dalam kegiatan menanti datangnya waktu maghrib atau berbuka puasa saat Ramadhan. Kegiatan tersebut dilakukan guna mengalihkan rasa lapar dan dahaga. Ketika bulan Ramadhan tiba, seluruh umat muslim di dunia wajib menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia ketika datangnya bulan Ramadhan Indonesia adalah ngabuburit. Ngabuburit adalah tradisi yang masih melekat di masyarakat Indonesia sebagai istilah dalam kegiatan menanti datangnya waktu maghrib atau berbuka puasa saat Ramadhan. Yang ditunggu –tung bulan puasa ini adalah ngabuburit, aktifitas sebelum puasa dan ketika memasuki bulan sangat berbeda suasananya. Jadi di bngabuburit ini kita memperbanyak waktu kita untuk menjalani aktifitas sehari-hari. Apalagi anak muda di era millenial jaman sekarang  banyak kreatifitas menunggu waktu berbuka. Mereka tidak hanya di rumah saja, membuat komunitas-komunitas di daerahnya dan saling berbagi
Dengan kegiatan ngabuburit memberikan dampak positik bagi jasmani dan rohani kita. Melakukan aktifitas yang baik memberikan dampak yang baik pada tubuh kita. Lebih enaknya lagi kumpul bersama keluarga, saudara dan teman –teman. Bisa  melupakan sejenak bahwa kita sedang berpuasa. Kegiatan tersebut dilakukan guna mengalihkan rasa lapar dan dahaga. Saat ngabuburit apa saja yang anda lakukan? Pastinya banyak cara untuk menghabiskan waktu ketika menunggu adzan maghrib tiba, tetapi apakah hal itu bermanfaat? , berikut ini hal-hal yang bisa dilakukan ketika ngabuburit.

1. Cara Asik Ngabuburit Yang Pertama Bisa Dengan Memasak Menu Berbuka Dengan Mencoba Resep Baru

Ini merupakan hal yang asik untuk dilakukan para ibu dan para wanita yang sedang menunggu suami, atau anaknya pulang ke rumah. Hal ini selain bisa mengasah ketrampilan memasak Anda juga membuat waktu terasa cepat berlalu karena Anda menyukai cara Anda untuk menghabiskan waktu dan menunggu waktu berbuka dengan memasak masakan spesial untuk keluarga di rumah. Tentu hal ini sangat menarik untuk dilakukan, terlebih jika Anda mengajak beberapa teman untuk mencoba memasak bersama Anda pastilah waktu akan cepat berlalu dan tanpa Anda sadari waktu berbuka telah tiba.


2. Berolahraga Juga Merupakan Cara Asik Ngabuburit

Kegiatan asik selanjutnya yang bisa Anda kerjakan selagi ngabuburit yaitu dengan berolahraga. Namun olahraga ringan saja jangan terlalu memaksakan diri untuk berolahraga berat mengingat Anda sedang menjalankan ibadah puasa yang membuat Anda bisa kekurangan cairan dalam tubuh. Anda bisa berolahraga ringan seperti jalan santai disore hari dengan beberapa teman, bersepeda santai ataupun lari kecil untuk membuat tubuh semakin sehat dan bugar.


3. Jalan-Jalan Sebagai Cara Paling Asik Untuk Ngabuburit

Banyak orang melakukan ngabuburit dengan cara yang satu ini. Jalan-jalan disore hari sambil menikmati pemandangan yang indah, Anda juga perlu mempunyai tujuan kemana Anda akan pergi misalnya Anda ingin melihat tempat yang menjual banyak jajanan atau takjil sehingga Anda juga bisa mencoba membuatnya di rumah sendiri. Atau jalan-jalan bersama keluarga ke tempat-tempat kuliner sambil menunggu waktunya berbuka puasa tiba.

 


4           4.       Menjual makanan dan minuman khas ramdhan
Dengan menjual makanan dan minuman khas ramadhan seperti kolak, es buah, makanan enak lainnya. seperti berkeliling atau membuka basecamp (tempat) dengan varian yang berbeda setiap harinya dan murah meriah. Dan juga mendapat penghasilan

5            5.    Berbagi takjil
Berbagi takjil di daerahnya masing masing seperti ada yang berbagi di tengah keramaian seperti di jalan , kota dan indahnya saling berbagi terhadap sesama membawa dampak positif bagi kita

6            6. Komunitas menggelar acara berbuka bersama
Dengan menggelar acara buka bersama, dapat menyatukan silahturahmi antar sesama. Komunitas seperti komunitas pemuda membuat acara di daerahnya seperti acara bukber, lomba, pentas seni dan pertunjukan yang mengundang khalayak ramai. Membuat rasa antusiasme masyarakat menjadi bermanfaat dengan baik




 Referensi :




Mudah lapar saat puasa


“ Mudah lapar saat Puasa “

YDD
SUMBER : https://www.google.co.id/search?q=LAPAR+PUASA&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjTqKygm6DbAhUJRo8KHZB_BbAQ_AUICigB&biw=1366&bih=662#imgrc=UqKwzPgZ39nErM:


Hari yang ditunggu –tunggu umat muslim sedunia. Dengan kedatangan bulan suci ramadhan sebagai kewajiban umat muslim menjalankan ibadah puasa. Moment- moment inilah penuh berkah dan bermanfaat bagi kita semua untuk mendekatkan diri kepada Allah. Bagi umat muslim dan muslimah, menjalankan ibadah shaum memiliki banyak keutamaan baik untuk diri sendiri untuk menahan  menahan lapar, dahaga, dan dengan menjalankan amalan ibadah s Ramadhan lainnya, seperti bersedekah, itikaf, membaca Al-Qur’an, shalat tarawih, menghindarkan diri dari perbuatan yang haram.
Awal –awal puasa membuat sebagian  orang menjadi mudah lapar setelah makanan terakhir dikarenakan belum terbiasa. Persiapan menjelang puasa membuat umat muslim menjaga kesehatan fisik dan mempersiapkan menu sahur dan buka puasa. Biasanya saat awal puasa kita dihadapkan kegiatan – kegiatan seperti rutinitas sebelumnya membuat reaksi pada tubuh kita untuk menahan godaan ketika haus melanda .aktivitas seperti sekolah, kerja,dan kegiatan yang lain pasti banyak menguras tubuh kita tanpa disadari perut kita pun selalu berbunyi di setiap melakukan aktivitas itu. Menahan godaan puasa menjelang hari pertama banyak godaan salah satunya minum dan makan. Untuk menjaga tidak bolong pada hari itu kita rutin melakukan olahraga ringan dan  kegiatan yang menurut kita tidak menguras tenaga.

Rasa lapar jelas ada, ketika kita berpuasa minggu pertama banyaklah godaan yang menghampiri, lanjut minggu kedua menjadi terbiasa dan minggu ketiga dan keempat semakin terbiasa untuk menjalankan ibadah puasa tersebut. Aktivitas – aktivitas yang menguras tenaga untuk dihindari. Saat perut kita keroncongan biarkan saja dalam hati berkata “ ini adalah ujian” lanjut menjalankan aktivitas seperti biasa. Biasanya mudah lapar ada faktor –faktor lain seperti tidak sahur, munum air putih kurang  (paling tidak 8 gelas per hari )  menjaga tidak dehidrasi karena tubuh membutuhkan cairan agar tetap lancar puasanya.

Kebanyakan semua orang mudah lapar saat puasa, hal ini sangat wajar mengingat juga sambil menjalankan aktivitas diluar rumah maupun di dalam rumah. Benar –benar mempersiapkan fisik , jasmani dan rohani agar ketiga – tiganya saling berkesinambungan antara satu dengan yang lainnya. Ketika ada aktivitas yang berat maupun ringan bisa menjalankan puasa dengan lancar  apalagi ngabuburit dengan aktivitas yang positif.

Kamis, 12 April 2018

" Budaya Mengonsumsi Dunia Digital "


“ Budaya Mengonsumsi Dunia Digital “
oleh : Yoga Dany Damara

Sering kita dengar digital dengan gaya hidup millenial jaman sekarang. Jaman sudah canggih semua kalangan bisa menikmatinya. Perkembangan teknologi semakin canggih update setiap harinya.  anak muda selalu memegang gadgetnya ntah itu di sekolahan, saat kumpul bersama teman dan keluarga. Sekarang lebih berbeda serba internet yang memudahkan akses informasi yang bisa kita terima. Banyak kasus di negeri indonesia ini misalnya saja berita hoax, berita viral, dan ujaran kebencian. Di balik itu semua menjadi konsumsi masyarakat yang menerima informasinya. Setiap hari masyarakat menerima informasi menjadi terbiasa hal ini membuktikan bahwa orang yang lahir 1980-2000 lebih suka megecek atau mencari informasi lewat gadget. Konten baik dan buruk pun menjadi makanan setiap harinya. Lahirlah pola pikir ingin tahu yang besar membuat netizen kerap menjadi korban informasi sara dan negatif. Dengan godaan yang besar, perillaku individu ini bisa berubah hal negatif yang menganggu ketentraman masyarakat misalnya saja penyebaran berita hoax, viral mentah pun dikonsumsi dan adu domba. Trending topik  inilah cenderung sensitif dengan kenyataan yang terjadi jauh berbeda kita sama – sama menjalani kehidupan yang rukun dan damai. Setelah kita bermain kotak persegi yaitu gadget menjadi permusuhan antara manusia dengan yang lain rasa curiga terlalu besar akhirnya menduga-duga  dia yang salah. Kebenaran di dunia maya menjadi relatif, sudut pandang yang luas  menjadi sempit provokator media membuat netizen menjadi kebingungan. Berjalan Seiringnya waktu  tujuan media informasi ini menjadi berubah ke arah tidak wajaran secara konten yang bertolak belakang dengan iformasi yang ada, baik dengan kenyataan maupun opini. Jarang mereka yang mengerti informasi yang diterima itu sebagai jebakan mudahnya netizen menerima hal yang berbau negatif dan viral. Penyebaran luas inilah yang terus menerus berulang kali menjadi sebuah budaya masyarakat indonesia dengan penggunaan media informasi secara berlebihan. Pengguna seharusnya lebih bijak lagi dengan penggunaan media yang lost control. Tidak ada pengawasan ketat membuat semua netizen menjadi haus eksistensi, berita viral dan ujaran kebencian.  Di era sekarang penggunaan gadget menjadi budaya yang melekat oleh masyarakat indonesia dengan adanya cyber cryme dan cyber law bisa mengatasi perbuatan jahat dari orang-orang yang berniat melukai sesama orang lain. Bahwa anak muda jaman sekarang mempunyai peranan penting sebagai pengaruh (influence) gaya hidup saat ini sangat hedonisme, kita sendiri  banyak mengonsumsi hal-hal yang tidak seharusnya berlebihan. 
Dengan ruang dunia maya yang bebas, kebebasan kita untuk mengetahui hal yang kita inginkan menjadi tidak terkontrol. Dengan penyuluhan media saat ini gencar melakukan seminar-seminar di universitas atau ditempat lain. Membuat paradigma kita memahami arti dari dunia digital itu sendiri. Sekarang saja anak kecil yang berumur 5- 10 sudah memegang gadget dengan alasan orang tua “biarlah mereka bermain gadget untuk ngegame” hal ini sangat patut di waspadai konten-konten itulah menjadi candu setiap pemainnya apalagi anak kecil. Banyak yang terjadi di dunia digital seakan-akan kita hidup dunia nyata dan dunia maya saling berkesinambungan  antara berkelangsungan hidup kedepannya. Jangan mudah terprovokasi menjadi pengguna yang bijak perlu dilatih sejak dini. Dengan fitur yang beragam di gadget perlu pemahaman anak agar tidak sampai mengganggu perkembangan si anak tersebut. Masyarakat indonesia  Perlu persiapan unttuk  mengahadapi era kecanggihan tekhnologi kedepannya  arus globalisasi yang cepat membuat kita sebagai makhluk sosial mau tidak mau harus mengikuti perkembangan jaman yang ada. Banyak fenomena setiap harinya perlu dicerna secara bijak dan di telaah secara tepat banyaknya peristiwa di tahun- tahun berikutnya. Budaya mengonsumsi dunia digital ini, salah satu kebudayaan yang baru di tengah-tengah era globalisasi menjauh dari kata tradisional dengan kultur indonesia yang beragam. Semua percampuran budaya asing yang masuk di indonesia saat ini menjadi gaya hidup yang terus di konsumsi setiap harinya. Semua berharap pengguna medialah yang pintar-pintar menggunakan dengan bijak apa yang seharusnya di buat , disebarluaskan, di konsumsi menjadi hal yang baik dan bermanfaat.

Selasa, 12 April 2016

PUISI



Wanita kedua mata

Sering  kau menunduk saat aku bertemu di persimpangan jalan..
Mata yang selalu melihat kebawah saat itu senyuman pun tak ada..
Aku tidak menggodamu dan aku hanya melihatmu sejenak disaat kau beranjak pergi..
Hei wanita berkerudung aku kagum padamu..


Seruan hati
Ibu dengarlah,
Ibu pecayalah,
Ibu izinkanlah,
Ibu aku ingin membahagiakamu,
Ibu dengan proses ini semoga bisa terjuwujud dalam surgamu..



Kipas angin  
Berputar - putar tak seperti roda yang berjalan..
Berputar di tempatnya, membisikkan angin segeralah pulang..
Membawa debu penuh iba yang kau hirup..
Perlahan terasa sesak dan kini penggerak kipas telah rusak..
Karena angin hanyalah harapan tidak ada yang menggerakkan..

By: Yoga Dany Damara

Rabu, 06 April 2016

CERPEN

“RIPPED JEANS”

Pagi hari yang penuh dengan embun terdengar suara-suara berisik di sebuah kamar mencari celana kesayangannya yang tak terpakai dan teringat untuk memakainya kembali. tergelantung diantara pakaian kotor diantara barisan lemari terdapat satu celana jeans yang  sobek-sobek selalu dipakai kemana-mana, anak muda itu pemberani,  nakal, dekil, aneh, humoris dengan moto hidupnya “jangan lupa bernafas”. Hidup di tengah kota penuh dengan gedung-gedung bertingkat  bernama “ausli”. Setiap kemanapun pergi selalu memakai celana jeans yang sobek-sobek itu dengan terkadang memakai headset untuk mendengarkan musik. Dia pun mahasiswa baru disaat  pertama setiap berangkat kuliah selalu memakai headset dan celana jeans di perjalanan ada sebuah perempatan disitu tidak ada pos polisi dikiranya. Di dalam hatinya “ hahahaha tak ada polisi nih, pagi-pagi ini si polisi pasti tidur “. Tak berapa kemudian dibalik kaca spion motornya ada polisi yang mulai menghampiri. “hei berhenti.” kata polisi dengan marah. Dan ausli tidak dengar tapi  tahu ada polisi dibelakang dia tetap melaju dengan santainya mendengarkan musik rock n roll dengan keras, volume musiknya pun ditambah tak menghiraukan polisi dibelakang. Didalam lagu tersebut ada lirik yang berbunyi  “hidupku dijalanan aku merasa senang lalalala.”  Tanpa sadar  menyanyikan dengan suara keras dijalan tak sadar juga hampir sampai dikampus. Lalu polisi itu pun memberhentikannya  secara tiba-tiba pas di depan gerbang. “hei copot headset itu dan matikan musikmu itu sekarang.” Dengan nada bentak pak polisi. Ausli pun tersadar bahwa polisi itu memang menghampirinya. “pak salah saya apa? Saya pakai helm, saya juga punya spion dua dan lampu menyala.”dengan santainya ausli menjawab. Pak polisi pun langsung menjelaskan. “kamu itu salahnya memakai headset dan nyanyi-nyanyi dijalanan dengan keras suaramu itu tapi bagus juga ya hahahaha.” Polisi itu malah memuji suaranya  si ausli dan bertanya. “lagu itu lagu siapa.” Ausli pun  dengan polosnya menjawab dengan. “ itu lagu band baruku pak yang kemarin lalu baru saja rekaman.” Pak polisi pun sepertinya memarahi dan memuji ausli karena suaranya tak disangka juga celana jeans dipakai ausli,  membuat nostalgia pak polisi waktu masih muda dulu lalu  di gerbang kampus  bilang sama ausli. “lain kali kalau di jalanan jangan memakai headset dan bernyanyi dikurangi volume suaramu nak dan juga jeansmu yang sobek-sobek itu membuatku nostalgia pada masa remaja waktu dulu ya pernah ngerock gitu tapi aku dulu mendengarkan lagu dangdut.” Kata si pak polisi dengan cengegesan.  Ausli pun merasa senang dan ketawa dengan terbahak-bahak mendengarkan kata pak polisi itu. “iya pak kita jadi seumuran lagi gara-gara ripped jeans ini sobek-sobek tapi berarti bagi bapak.” Pak polisi itu pun bergegas kembali ke pos untuk berkerja dan member pesan. “kamu tidak ditilang tapi teruskan suara nyanyimu dan celana sobek itu seperti rock n roll yeahhh….’’ Polisi itu berteriak keras Dan tak menghiraukan karena disekitar itu masih ada anak mahasiswa yang masuk ke gerbang kampus  dan ada sebagian anak mahasiswa laki-laki  dengan tak memakai helm  berkata.’’ Ya ampun nih polisi suaranya kayak kejepit tikus got nggak pantes ngerock dah”. Pak polisi pun dengar  langsung dan menilang anak mahasiswa itu karena tak memakai helm. “hayo berbicara apa tadi.” Mahasiswa itu dengan bicara gagap. “ anu pak anu bapak suaranya bagus”. Dengan polosnya mahasiswa mengatakan seperti itu dan ausli pun ketawa terbahak-bahak  lalu pergi meninggalkan .
Setelah kejadian tadi pagi ausli pun langsung menuju kelas dengan percaya dirinya sampai dikelasnya dengan duduk rapi tas terbuka dengan bawaan headset yang lalu lalai dan ada mahasisiwi yang bernama dita menyapa dengan mengejek ausli. “eh kamu kenapa tuh tas berantakan celana jebol jebol nggak karuan, terus aku tadi liat di gerbang sana kayak sama bapakmu tuh polisi dasar anak bapak.” Ausli terdiam dan mengangguk. “Memang iya itu bapaknya orang ta.” Dita seperti kurang puas dan menanyakan lagi. “heh  kok pak polisi teriak-teriak nggak jelas dan cengengesan”. Ausli pun menjelaskan bahwa polisi itu tadi bapaknya orang dengan bercandaanya. “itu tu bapaknya orang ta yang lagi nostalgia sama celana jeansku dan suaraku tentunya hahahaha, bapaknya orang kenapa sih ngurusin begituan mending aku nyanyiin kamu.” Dengan percaya dirinya Austin merayu dita, ditapun merasa cuek dan kesal. Tak lama kemudian pak dosen pun datang dengan mata kuliah seni rupa. “ hemm hemm sudahkah siap untuk perkenalan hari ini anak-anak kalau sudah  saya absen satu persatu ya .” Dengan suara tegas dari pak adi guru seni rupa. Di tengah memulai pekenalan satu persatu ausli pun mendengarkan headset lagi yang di dengarkan kali ini lagunya ipank yang berjudul “nggak ada takutnya” dan tanpa disadar ausli menyanyikan lagu tersebut dengan sepenggal liriknya “aku nggak mau peduli lagi sama semuanya”. Dengan teriak keras ausli. Beberapa kemudian pak dosen pun memanggil ausli. “ ausli ausli ausli ausli haus aku li minum apa???“ semua di kelas pun tertawa terbahak-bahak dan menjawab. “haus pak minum baygon hahahahha”. Ausli pun tersadar dan mencopot headsetnya dan berusaha meminta maaf. “maaf pak saya sudah sadar kalau saya nggak peduli lagi sama semuanya.” Ausli  berkata dengan polos dan santainya, pak adi pun langsung menyuruh ausli kedepan kelas. “sini kamu kedepan li.” Ausli pun maju dengan percaya diri  menuju depan kelas dan pak adi melihat celana ausli sobek-sobek tidak beratur nampaknya pak adi senang melihat seni di celana jeans ausli  dan langsung mengatakan kepada anak-anak. “kenapa saya pilih ausli maju kedepan lihat celananya, yang sobek-sobek lihat titik dan garis yang tak beratur tapi saling keterkaitan bentuk juga yang tak sama dari warna juga yang kusam inilah bahan diskusi kita hari ini”.pak adipun sudah menjelaskan ausli pun kaget dikira akan dimarahi. “Terimakasih pak adi sudah bisa membuat bahan diskusi tentang celana jeans saya hehehe.” Dengan bercandaan ausli, dita pun memuji ausli dan mengajak ausli untuk menjadi kelompoknya.” Li ayo jadi kelompokku aja karena aku ingin dinyanyiin sama kamu hehehehe.” Ausli pun mau dengan permintaan dita dan pak adi memberi kesimpulan “dimana kita berada  tuangkan  seni itu dalam bentuk kreasi gerak, rupa, nada, syair ubahlah menjadi warna yang berbeda ajak disekitarmu tanpa sadar bahwa seni itu dapat membawa keindahan yang dinikmati walaupun wadah yang kotor sekalipun tetapi didalam penuh warna, warna menjadikan sesuatu yang tak disangka dan indah kita rasakan.” Lalu para mahasiswa dan mahasiswi pun mengikuti pembelajaran dengan kondusif.

PUISI



DURASI HUJAN



Hidup terjatuh , bertempat tinggal dengan akar lainnya..
Memaksa merasakan hidup berdampingan dengan luka..
Tercipta dengan mudah, untuk melukai jiwa yang rapuh..
Terombang-ambing bersana hujan tenggelam dalam lautan keruh..
Menikmati palung yang paling dalam dan tersesat..
Tak ada celah lagi untuk kembali..
Hanya air mata ini menitihkan kesedihannya..
Langit pun meratapi, kenapa hanya hujan yang menangis ?
Menangis begitu lama...
Durasi hujan menikmati kesedihannya...




By: Yoga Dany Damara

PUISI



Kalimat yang tlah pergi

Ingatkah teman saat awal bertemu kita tak saling kenal ?
Kau mengulurkan tangan kanan untuk saling menyapa..
Awal yang sangat terkesan bisa mengenal satu sama lain
Di tempat yang sama, jam yang sama kita memulai hari – hari..
Penuh canda , duka dan bahagia selayaknya masih anak kecil yang bahagia..
Ceritakan hari dan waktu tiada habisnya teman, karena bersamamu kita bisa..
Bermain kesana kemari menggugah jiwa muda yang aktif dengan pengalamannya..
Berbagai Kisah pahit dan manis pernah kita rasakan untuk pagi besok
Selayaknya kopi yang kita minum dengan kebersamaan secangkir kopi..
Itu sudah cukup untuk hari ini, menggantungkan  mimpi setiap pembicaraan ini..
Menatap masa depan dan memikirkan masa yang akan datang..
Saling menasehati dan saling menegur  kau adalah sahabat..
Aku memilih satu jawaban kau memberikan dua pilihan..
Aku dengan masalahku kau memberikan obat yaitu saran..
Bukan keluargaku , tapi kau saudaraku berdarah untuk bersama-sama..
Berjuang bersam , matahari adalah saksi selalu menyinari semangat kita..
Langit yang mendung menangis karena pertengkaran persahabatan ini..
Itu semua dan semua hilang terbawa angin ...
Waktu tidak memperpanjang kita untuk bersama, tidak bisa lagi....
Tidak bisa lagi..
Coretan pena itu tidak bisa hilang di benak kita..
Meskipun waktu yang menentukan , kalimat itu tlah pergi sahabat.....
Kita sudah punya masa katamu ... tidak berjuang bersama lagi..
Berjuanglah sahaabat , dan aku terus berjuang mewujudkannya..
Karena masa depan ditangan kita sendiri sendiri...
Nanti saat reuni menanti kau tetap sahabat dengan kalimatmu..


By: Yoga Dany Damara