Wanita kedua mata
Sering kau menunduk saat aku bertemu di persimpangan
jalan..
Mata yang selalu
melihat kebawah saat itu senyuman pun tak ada..
Aku tidak
menggodamu dan aku hanya melihatmu sejenak disaat kau beranjak pergi..
Hei wanita
berkerudung aku kagum padamu..
Seruan
hati
Ibu dengarlah,
Ibu pecayalah,
Ibu izinkanlah,
Ibu aku ingin membahagiakamu,
Ibu dengan
proses ini semoga bisa terjuwujud dalam surgamu..
Kipas
angin
Berputar - putar
tak seperti roda yang berjalan..
Berputar di
tempatnya, membisikkan angin segeralah pulang..
Membawa debu
penuh iba yang kau hirup..
Perlahan terasa
sesak dan kini penggerak kipas telah rusak..
Karena angin
hanyalah harapan tidak ada yang menggerakkan..
By: Yoga Dany Damara
By: Yoga Dany Damara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar